Diancam Byarpet Terus-menerus, Pemprov Sumut Pertimbangkan Dirikan BUMD Sektor Kelistrikan

Wakil Gubernur Sumatera Utara HT Erry Nuradi

ThePoliticaNews – Minggu, 2/3/2014, 11:06 WIB

Medan – Tak mau “dikacaukan” situasi pemadaman listrik alias byarpet terus-menerus, tampaknya Pemprov Sumatera Utara harus mulai memikirkan mendirikan perusahaan sector kelistrikan. Sebab di wilayah yang terdiri atas 33 kabupaten/kota ini terdapat beragam kekayaan alam yang memungkinkan dijadikan sumber energi.

Wakil Gubernur Sumut HT Erry Nuradi mengungkapkan pemikiran tersebut pada hajatan Seminar “World Class Quality Management” yang diselenggarakan Ikatan Alumni Teknik Elektro (IATE) USU Chapter Sumut di Medan, Sabtu (1/3).

Kata Erry, sehubungan dengan ketidakmampuan PLN memenuhi kebutuhan listrik masyarakat, sudah berbulan-bulan wilayah yang dipimpinnya didera pemadaman bergilir. Parahnya lagi, pemadaman terjadi beberapa kali perhari selama berjam-jam. Akibatnya beragam makian dan hujatan beserta protes warga disampaikan padanya.

Tahun lalu, sesudah pemadaman bergilir sempat mereda pada bulan November, ternyata “penyakit” PLN mengulah lagi. Pemadaman kembali terulang sejak Januari 2014. Sampai hari ini.

“Pada 15 Desember 2013 lalu sebenarnya Menteri BUMN Dahlan Iskan sudah berjanji tidak akan terjadi lagi pemadaman di Sumut, ehhh…. tak tahunya berulang,” kata Erry yang tercatat sebagai mahasiswa angkatan ’83 di Teknik Elektro USU.   

Soal niat mendirikan BUMN kelistrikan, kata Erry, dibutuhkan berbagai pertimbangan untuk memastikannya. Sebagaimana yang sudah dilakukan daerah lain di Indonesia langkah tersebut selain mematikan pasokan listrik yang dibutuhkan warga juga berpotensi menciptakan pandapatan baru.

“Dengan lonjakan kebutuhan listrik di Sumut yang setiap tahunnya tumbuh paling tidak 10%, maka mau tidak mau harus diciptakan sumber-sumber listrik baru. Kalau tidak pertumbuhan ekonomi juga akan tersendat,” kata Erry.