Akibat Meminjamkan ke Kawan, Mobil Simatupang “Babak Belur” Ngantam Ford

DSC09418Honda Jazz milik Simatupang dengan plat nomor BK 74 NG rusak akibat menabrak mobil Ford bernomor kenderaan BK 1672 KO di Jl. Flamboyan Raya, Tanjung Sari, Medan, Sabtu (29/3).

ThePoliticaNews – Sabtu, 29/3/2014, 18:45 WIB

Medan – Malam minggu yang tak menyenangkan bagi Simatupang. Bila kebanyakan anak muda semacam dia biasanya mengisi malam panjang dengan bergembira ria, tampaknya lelaki bertubuh gemuk ini harus “menahan nafas” dulu.

Mobil Honda Jazz berwarna coklat dengan nomor kenderaan BK 74 NG miliknya menghantam mobil Ford berplat nomor BK 1672 KO. Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Flamboyan Raya, Tanjung Sari, sekitar 200m dari Komplek Perumahan Waikiki menuju Simpang Pemda, kurang lebih pukul 17:30 Wib.

Ceritanya, mobil Ford yang berisi rombongan keluarga bergerak menuju Simpang Pasar Melati dan bermaksud memutar balik (turn over) ke arah Simpang Pemda.

“Mobil kami dalam keadaan berhenti karena melihat ada kendaraan dari arah Simpang Pasar Melati. Walau posisinya masih cukup jauh, tidak kami paksa masuk demi menghindari kecelakaan. Tahu-tahu braaakkk, mobil kami ditabrak,” kata lelaki supir mobil Ford yang juga masih berusia muda.

Tidak ada kerusakan serius yang dialami Ford. Bemper dan body-nya kelihatan tetap utuh. Hanya cat pada permukaannya yang tergores. Begitupun sang pemilik tetap menuntut agar diperbaiki dan dibawa ke bengkel resmi Ford.  

Kontras dengan Honda Jazz, Simatupang sepertinya harus merogoh koceknya lebih dalam guna memperbaiki mobilnya. Bempernya rusak parah, terutama sebelah kanan. Selain penyok dan lampu sign-nya pecah, bagian yang penyok mendekati kap mesin.

Entah karena maksud apa Simatupang meminjamkan mobilnya kepada temannya sesama mahasiswa. Apalagi diketahui remnya blong.

“Sudahlah, aku juga mengerti, namanya kalian juga anak muda. Tak usah dibawa rebut, damai-damai saja. Yang penting perbaiki mobil saya ini di bengkel resmi Ford,” kata si Ibu pemilik Ford.

“Untung” tak ada polisi yang menyaksikan, jika tidak urusan bisa kian panjang. Soalnya si mahasiswa peminjam mobil tak memiliki SIM.

*****