Event Seni Budaya “Dolok Sipiak” untuk Geopark Kaldera Toba

Geopark RKI 2ThePoliticaNews – Kamis, 4/12/2014, 12:50 WIB

Medan – Bagi yang berencana menghabiskan akhir pekan di Parapat dalam minggu ini, jangan lewatkan event seni budaya bertajuk “Dolok Sipiak” yang berlangsung selama dua hari, 6-7 Desember.

Ada serangkaian acara yang akan ditampilkan. Mulai dari tari-tarian tradisional, apresiasi sastra, seni daur ulang, workshop, melukis bersama anak-anak sekolah, serta penulisan buku puisi “Seribu Sajak Tao Toba” (jilid II).

Penyelenggaranya adalah sekelompok pegiat seni budaya yang tergabung di Rumah Karya Indonesia (RKI). RKI dikenal sejak sukses melaksanakan festival kesenian “Jong Batak Art Festival” di Taman Budaya Sumatera Utara pada Oktober lalu.

Di dalam rilisnya Sekjen RKI Jhon Fawer Siahaan menyebutkan event “Dolok Sipiak” juga ditujukan untuk mensosialisasikan rencana penetapan kawasan Danau Toba menjadi Geopark Kaldera Toba.

Sebagaimana diketahui, Danau Toba yang oleh mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah ditetapkan sebagai geopark nasional, diusulkan agar masuk ke dalam jaringan global taman bumi kepada Unesco. Oleh badan dunia itu akan dilangsungkan assesment sebelum ditetapkan menjadi geopark.

Dalam kaitan rencana penetapan tersebut dibutuhkan sosialisasi khususnya kepada masyarakat yang berdomisili di sekitar Danau Toba. Aksi sosialisasi dalam beragam bentuk oleh berbagai kelompok masyarakat. Seperti yang dilakukan Komunitas Jendela Toba bersama anggota DPRD Sumatera Utara pekan lalu.

“Sosialisasi Geopark Kaldera Toba harus terus menerus dilakukan mengingat wacana ini masih kurang populer di masyarakat. RKI juga ikut bertanggungjawab terhadap perkembangan menuju perwujudan Geopark Kaldera Toba. RKI bersama sejumlah seniman di Parapat ikut ambil bagian mensosialisasikan program yang baik ini,” ujar Jhon.

Menurut seniman muda yang pernah meluncurkan buku antologi puisi “Seribu Sajak Tao Toba” itu, selama ini sosialisasi Geopark Kaldera Toba baru dilakukan dari aspek geologi dan keanekaragaman hayati. RKI melakukannya dari sisi seni dan budaya melalui kerjasama dengan seniman dan budayawan setempat.

“Salah satu yang kami ajak bekerja sama adalah sanggar seni di Parapat yang dikelola Corry Paroma Panjaitan. Dari Geopark Kaldera Toba Yakni diharapkan lahir konsep pariwisata berbasis edukasi, ekologi serta ekonomi kreatif yang berkelanjutan.,” tambah Jhon.

*****