Bertajuk Halal Bihalal, GMNI Nyatakan Siap Habis-habisan demi Menangkan Akhyar Nasution

???????????????????????Calon Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution

ThePoliticaNews – Rabu, 29/7/2015, 23:03 WIB

Medan – Tak mau salah seorang alumni terbaiknya yang ditetapkan menjadi calon Wakil Walikota Medan yakni Akhyar Nasution dipandang sebelah mata atau under estimate oleh publik, Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Sumatera Utara bertekad bertarung habis-habisan demi memenangkannya.

Sikap tersebut diungkapkan pada hajatan Halal Bihalal alumni GMNI Sumut yang berlangsung di salah satu restoran di bilangan Jl. Dr. Mansur Medan, Rabu (29/7). Hadir di acara ini sekitar seratus peserta. Selain alumni juga terlihat sejumlah mahasiswa yang merupakan anggota GMNI.

Terhitung seragam, semua alumni menyatakan sangat surprise atas ditetapkannya Akhyar yang mantan anggota GMNI Fakultas Teknik USU berpasangan dengan Walikota petahana Djulmi Eldin. Oleh sebab itu sesegera mungkin diselenggarakan konsolidasi guna mempersiapkan taktik dan strategi pemenangan.

Sofyan Suwardi Sipahutar yang merupakan mantan anggota DPRD Medan salah satunya, dia menyatakan tidak setuju bila ada yang menyatakan Akhyar sebagai “ban serap” Djulmi jika kelak terpilih. Seiring waktu praduga buruk itu akan tergusur dengan sendirinya. Oleh sebab itu seluruh alumni dan kader GMNI harus berupaya bersama-sama memenangkannya.

Demikian pula alumni lainnya Togap Silitonga. Disebutkan bahwa dipilihnya Akhyar oleh Djulmi pertanda kuta bahwa dia merupakan calon pemimpin yang baik. Akhyar merupakan pemimpin muda yang lima tahun ke depan bakal memimpin kota Medan.

“Kita semua tahu bahwa Akhyar merupakan orang baik, jika tidak takkan mungkin Djulmi memilihnya menjadi calon wakilnya. Oleh sebab itu mari kita mendukungnya semaksimal mungkin,” kata Togap.

Sementara itu alumni muda yang juga penggagas Halal Bihalal tersebut yakni Natanael Ketaren menegaskan kegembirannya denhgan pernyataan bahwa Akhyar bukanlah orang lain. Sebab itu tidak ada alasan untul tidak memenangkannya.

“Sungguh gembira kami mendengar bang Akhyar terpilih menjadi calon orang nomor 2 di Kota Medan. Abang Akhyar adalah abang kita, bukan orang lain. Abang kita adalah kita, oleh sebab itu mari kita berjuang memenangkannya,” kata Natanael.

Sejumlah upaya guna menggalang dukungan, dengan cara masing-masing dilakukan para alumni GMNI Sumut. Termasuk diantaranya juga dukungan dalam hal materi atau uang.

Seperti diketahui, bersama Djulmi Eldin, Akhyar diusung oleh sejumlah partai politik menjadi pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Medan 2015-2020 yang akan bertarung pada Pilkada 9 Desember mendatang. Keduanya akan bertarung melawan pasangan lainnya yakni Ramadhan Pohan/Eddie Kusuma.

*****