Lewat Teater Rengget Anak-anak Korban Sinabung Teriakkan Cita-citanya di JBAF 2015

Teater RenggetTeater Rengget tampil dalam pementasan seni vocal bertajuk “Berjuang Meraih Cita-cita” pada ajang Jong Bataks Arts Festival di Taman Budaya Sumatera Utara, Kamis (29/10).

ThePoliticaNews – Jumat, 30/10/2015, 12:59 WIB

Medan – Hidup sengsara akibat penderitaan yang belum pasti kapan berakhirnya tidak membuat warga Karo korban letusan Gunung Sinabung berhenti dalam merajut cita-citanya. Mereka tak mau kalah. Cita-cita harus tetap diperjuangkan.

Itulah yang diteriakkan puluhan anak-anak muda yang hidupnya kini terseok-seok dan menumpang di KWK GPBK Berastagi lewat sebuah pertunjukan seni vocal Karo pada hari ketiga “Jong Bataks Arts Festival 2015” di Taman Budaya Sumatera Utara kemarin (29/10).

Mereka berjumlah puluhan orang, tergabung dalam Teater Rengget. Seni vocal yang ditampilkan merupakan ungkapan perasaan spontan yang dikemas berbentuk nyanyian yang mengandung harapan dan doa.

Demikian spirit dan nilai yang mengemuka dalam pertunjukan teater tersebut yang disiarkan penyelenggara JBAF 2015 kepada media termasuk ThePoliticaNews.Com.

Meski hidupnya “luluh lantak” oleh erupsi Sinabung yang belum kunjung berhenti, dengan Teater Rengget mereka berjuang demi meraih cita-cita. Perjuangan tersebut tak sekalipun pernah lekang dari impian dan ingatan anak-anak Sinabung.

Tahunan sudah gunung tersebut mengalirkan lahar dingin dan awan panasnya yang menyebabkan tak sedikit penduduk Karo kocar-kacir, selama itulah anak-anak Sinabung berjuang agar bertahan hidup. Kerena memiliki sebuah cita-cita besar, bencana yang menghantam tak membuat semangat mereka lenyap.

Ancaman yang dihadapi anak-anak korban Sinabung tidak hanya awan panas, lahar dingin atau abu vulkanik. Tetapi juga ancaman bencana panjang akibat tidak adanya jaminan masa depan sebab tanah tidak lagi menghasilkan apapun untuk hidup.

Penampilan seni vocal Teater Rengget dibukan oleh senandung musik dan lagu yang dikumandangkan seniman muda Hendra Ginting yang berasal dari Pematang Siantar.

*****